Langsung ke konten utama

Postingan

"Mereka" yang Berbeda

Pergilah gulita, hadirlah cahaya... Mungkin kalimat dalam lirik lagu brother-untukmu teman ini dapat menggambarkan perasaanku saat ini. entah mengapa aku juga tak mengerti sebenarnya, hambar tak ada rasa    -____-   *lupakan Jika kalian memiliki komunitas ataupun sebuah perkumpulan ataupun organisasi yang sudah membuatmu nyaman, dan dapat membuatmu terbang seperti kupu-kupu dengan karya besarmu yang memberi warna sekelilingmu maka jagalah mereka dengan baik. Jika kalian memiliki saudara-saudari seiman yang selalu ada dan selalu mengingatkanmu akan Sang Maha Pencipta dan segala hal kebaikan, maka jagalah ia dengan sebaik-baiknya, sayangi ia, titipkan ia pada Allah, ikatlah hatimu dengannya dengan ikatan cinta pada Allah. Hari ini aku dihadapkan dengan dua “mereka” yang berbeda dalam hidupku. Siang tadi aku berjumpa dengan “mereka” yang pertama, saudara-saudari seimanku saat berorganisasi di masa SMA lalu, lebih tepatnya dengan teman-teman IKRAR (...

Bapak :)

             Indahnya rembulan, dinginnya malam, dan nyanyian angin semilir yang bergantian menjadi saksi bisu akan kehangatan keluarga sederhana yang ku miliki ini. Selepas maghrib adalah momen yang terlalu indah untuk dilewatkan. Karena memang momen ini yang menjadi kenangan disaat kaki ini melangkah meraih asa. Aku dilahirkan dalam keluarga yang cukup sederhana, dari rahim seorang ibu yang memiliki suami yang luar biasa hebat peranannya dalam keluarga. Anak-anaknya biasa memanggilnya dengan sebutan sayang yaitu Bapak. Ialah bapak yang setia menemani istrinya disaat melahirkan anaknya untuk memastikan bahwa istri dan anaknya yang akan menghiasi dunia ini baik-baik saja. Ialah bapak yang tak pernah lelah untuk mencari nafkah menjalankan kewajibannya untuk keluarganya, Ialah bapak yang hebat dalam peranannya, Ialah Bapak yang tak ada tandingannya dengan para ayah-ayah yang lainnya. Bapak adalah seorang wirausaha (ya, lebih...

Pemimpin dan Doa

“Ada orang-orang yang kita benci, sementara mereka berjuang keras untuk kebaikan kita. Kita menilai lalu menghakimi, sementara mereka mencintai lalu bekerja keras. Kita cemooh mereka, membuat sedikit pedih hati mereka, tetapi toh mereka tetap berjuang demi kebaikan kita. Saya sedang bicara tentang sebagian pemimpin kita yang baik, yang sering tak kita ketahui kerja-kerja mereka, namun stigma “Tak ada pemimpin yang baik di negeri ini” telah begitu kuat menancap. Saya tidak tahu siapa saja mereka, tetapi saya bertanya-tanya, bagaimana jika ada satu-dua yang demikian? Bagaimana jika yang selalu saya cemooh begitu mencintai saya namun tak sempat terungkap, upaya kerasnya tak mampu saya lihat, dan buah kerjanya tak pernah saya syukuri? Bagaimana jika kita tukar cemoohan kita dengan doa-doa kebaikan untuk mereka dan untuk negeri ini? Mengeluarkan energi yang kira-kira sama namun lebih produktif. Kalaupun yang kita doakan bukan pemimpin yang baik, jika doa kita adalah doa kebaikan, Al...

Tentang Ibu

Lirik Lagu Ibu – Ost Film Hafalan Shalat Delisa Lembut kukenang, kasihmu ibu di dalam hati ku kini menanggung rindu kau tabur kasih seumur masa bergetar syahdu, ooh di dalam nadiku 9 bulan ku dalam rahimmu bersusah payah, oh ibu jaga diriku sakit dan lelah tak kau hiraukan demi diriku, oh ibu buah hatimu tiada ku mampu, membalas jasamu hanyalah do’a oh di setiap waktu oh ibu tak henti kuharapkan do’amu (2x) mengalir di setiap nafasku (2x) ibuuuuuuuuuuuuuu……….. (3x) Lembut kukenang, kasihmu ibu di dalam hati ku kini menanggung rindu engkau tabur kasih seumur masa bergetar syahdu oh di dalam nadiku indah bercanda denganmu ibu di dalam hati ku kini slalu merindu sakit dan lelah tak kau hiraukan demi diriku, oh ibu buah hatimu tiada ku mampu, membalas jasamu hanyalah doa oh di setiap waktu oh ibu tak henti kuharapkan doamu (2x) mengalir di setiap nafasku (2x ibuuuuuuuuuu…….. (3x) “Allahummaghfirlii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabba...