Jika kamu dihadapkan dengan dua
pilihan “Pasar atau Supermarket”? pastilah diantara kita banyak yang memilih
supermarket. Tetapi tidak dengan Ibu saya. Ibu saya pasti akan lebih memilih
pasar. Jawabannya sederhana ketika ditanya tentang ini. “tentang kemanusian
dan tentang berbagi”.
Soal masakan di rumah, Ibu selalu
mengajarkan “jika sudah menikah nanti, biasakan untuk memasak lebih. Untuk kamu
bagikan ke tetanggamu, walau hanya berbagi kuahnya saja.”
Jika ada tamu yang datang ke rumah,
Ibu selalu mengajarkan tentang “memperlakukan tamu dengan baik, walau hanya
dengan menyediakan air putih.” Maka, jangan heran kalau berkunjung ke rumah saya
Ibu saya suka repot membuatkan makanan untuk tamu. :D
Soal pekerjaan di rumah, Ibu selalu
mengajarkan “Kalo sudah selesai pekerjaan satu, selesaikan pekerjaan yang
lainnya. Jangan di tunda-tunda.”
Soal Ibadah di rumah, Ibu selalu
mengajarkan “Kalo sudah mendengar adzan, langsung sholat. Malam bangun buat
sholat sunnah, pagi juga buat sholat dhuha, dan apa-apa jika segalanya di dekat
sama Allah pasti segalanya akan mudah.”
Pernah suatu ketika sebelum
berangkat kuliah, saya berpamitan dan seperti biasa saya mencium telapak
tangannya yang lembut itu dan berkata “Ibu, jangan lupa doakan anakmu ini biar
sukses dunia dan akhirat ya?” dan Ibu saya pun menjawab “tidak ada seorang Ibu
yang tidak pernah mendoakan anaknya, pasti semua orangtua selalu mendoakan yang
terbaik untuk anak-anaknya.”
Jadi, Bohong sekali menurut saya
jika ada seorang anak yang mengakui orangtuanya tidak pernah mendoakan dirinya.
Dan bohong sekali jika ada seorang anak yang mengaku tidak pernah mendapatkan
pelajaran hidup dari orangtuanya, terlebih pelajaran kehidupan dari Ibundanya
yang telah mengandungnya dalam keadaan susah payah, dan melahirkannya dalam
keadaan antara hidup atau mati dengan keadaan mulia.
Saya sepakat dengan Bapak di pagi
hari ini yang mengatakan bahwa “Tidak ada hari Ibu karna kasih sayangnya ada di
setiap saat, dihari biasa aja kasih sayangnya sudah ada.” :)
Apapun itu, tetap Ibu adalah Ibu. Seorang
makhluk ciptaan-Nya yang sungguh luar biasa, yang setiap harinya mencoba terus
belajar untuk menjadi seorang wanita yang terbaik bagi suami dan anak-anaknya. Kalau
kata Ibu saat ngumpul bersama Bapak “Ajari dan Bimbing Ibu biar bisa menjadi
seperti Istri Para Rasulullah, seperti Khadijah dan Aisyah.” Aih, so sweet nya :D
SELAMAT HARI
IBU.
Bahagia dan
Syukurku pada Allah karena telah menitipkan diriku dari rahim seorang wanita
yang sangaaaat kuat dan keren ini. Aku bahagia menjadi anakmu :)

Komentar
Posting Komentar