“Satu hal yang harus engkau ingat, bahwa penafsiran oranglain tentang dirimu takkan memberi pengaruh apapun tentang siapa dirimu disisi Allah.
Pujian manusia itu semu
Bila mereka cinta, mereka akan menghiasi dirimu dengan sejuta sanjungan. Namun bila mereka benci, mereka akan membuatmu lebih buruk dari apa yang ada dalam benakmu.
Lelah dan selalu berujung sepi, itulah akhir kisah dari mereka yang menjadikan ridho manusia sebagai obsesi hidupnya.”
@act_elgharantaly
Ada sesak yang dirasa ketika melihat notification pada layar handphone ku ada sesuatu yg ku harap-harap sejak lama namun ternyata tak sesuai dengan apa yang telah ku ingini jauh dari sebelumnya.
Ada rasa sesak begitu dalam seakan tak ingin menerima, seakan menyalahkan oranglain mengapa bisa itu terjadi?
Tetapi dengan tetiba ku sadar sehari sebelumnya aku pernah memasang status sebuah tulisan untuk diriku berkontemplasi, mengingat kembali tentang apa-apa yang selama ini telah dijalani untuk apa dan siapa?
Seakan-akan Allah menegur diri ini untuk kembali meluruskan niatnya dalam bekerja hanya untuk-Nya saja agar tak dapatkan kekecewaan, sebab Dia memang tak pernah mengecewakan ...
Duhai Allah, maafkan lisan ini, hati ini yang terus berulang kali menyalahkan hamba-Mu yang lainnya sebab keujuban yang seringkali muncul ini...
Rabbana dzalamna anfusana ... 🥺
Allah, luruskan niatkan ku selalu diawal ku memulainya, disaatku sedang melakukannya, dan diakhirku menyelesaikannya. Jaga niatku hingga akhir Yaa Rabbku... Jagalah ... sebab hal yang paling tersulit dalam hidup ini ialah menjaga niat yang sifatnya seumur hidup hingga kelak telah didapati diri ini berada di Jannah-Mu ...
🥺❤
Pujian manusia itu semu
Bila mereka cinta, mereka akan menghiasi dirimu dengan sejuta sanjungan. Namun bila mereka benci, mereka akan membuatmu lebih buruk dari apa yang ada dalam benakmu.
Lelah dan selalu berujung sepi, itulah akhir kisah dari mereka yang menjadikan ridho manusia sebagai obsesi hidupnya.”
@act_elgharantaly
Ada sesak yang dirasa ketika melihat notification pada layar handphone ku ada sesuatu yg ku harap-harap sejak lama namun ternyata tak sesuai dengan apa yang telah ku ingini jauh dari sebelumnya.
Ada rasa sesak begitu dalam seakan tak ingin menerima, seakan menyalahkan oranglain mengapa bisa itu terjadi?
Tetapi dengan tetiba ku sadar sehari sebelumnya aku pernah memasang status sebuah tulisan untuk diriku berkontemplasi, mengingat kembali tentang apa-apa yang selama ini telah dijalani untuk apa dan siapa?
Seakan-akan Allah menegur diri ini untuk kembali meluruskan niatnya dalam bekerja hanya untuk-Nya saja agar tak dapatkan kekecewaan, sebab Dia memang tak pernah mengecewakan ...
Duhai Allah, maafkan lisan ini, hati ini yang terus berulang kali menyalahkan hamba-Mu yang lainnya sebab keujuban yang seringkali muncul ini...
Rabbana dzalamna anfusana ... 🥺
Allah, luruskan niatkan ku selalu diawal ku memulainya, disaatku sedang melakukannya, dan diakhirku menyelesaikannya. Jaga niatku hingga akhir Yaa Rabbku... Jagalah ... sebab hal yang paling tersulit dalam hidup ini ialah menjaga niat yang sifatnya seumur hidup hingga kelak telah didapati diri ini berada di Jannah-Mu ...
🥺❤

Komentar
Posting Komentar