Langsung ke konten utama

Wanita Terindah Makhluk Ciptaan-Nya :)


Bismillah, ku bersyukur pada-Nya yang telah memberi kesempatan padaku untuk mengetik tentang makhluk yang mulia yang Allah ciptakan dengan sempurnanya.

Ya,  kata “IBU” sangatlah indah untuk kita para perindu Illahi. Ibu adalah makhluk-Nya yang sungguh mulia dengan peranan nya didalam maupun diluar rumah. Kuat nan tangguh itu sudah menjadi bagian hidup darinya untuk mendidik ku, adikku serta kakak ku. Tidak hanya kuat nan tangguh tapi juga keikhlasan dan kesabaran yang terdapat pada dirinya. Keikhlasan dan kesabaran nya selama mendidik ku dan saudara-saudara ku sungguh tiada terkira. Dari mengandung ku, melahirkan ku, menyusui ku, dan mendidik ku hingga saat ini tidak lah ternilai harga kasih sayang nya. Tidaklah dapat ku hitung berapa uang yang sudah keluar untuk ku? Tidaklah bisa ku membayar semua nya pada nya. Sungguh dia lah sosok makhluk-Nya yang luar biasa, yang tak pernah lelah dalam menjalankan amanah dari  Sang Pencipta. Karena ia menyadari bahwa aku dan saudara-saudara ku adalah titipan dari-Nya yang harus di didik sesuai dengan petunjuk dari-Nya dan sunnah untuk pelengkapnya.

Dia lah yang mengandungku, dialah yang melahirkan ku, dialah yang memelihara ku hingga saat ini.
“...  ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”(QS.Luqman :14)

Teringat pada sebuah kisah seorang pemuda yang bertanya kepada Rasulullah tentang siapakah orang yang paling berhak dimuliakan dan dilayani, Rasulullah menjawab tiga kali, “ Ibumu... Ibumu... Ibumu... lalu ayah mu.”

Subhanallah, begitu mulia sosok Ibu. Sampai-sampai Rasulullah pun berkata kepada ibumu sampai tiga kali setelah nya baru ayah mu.
Ialah dia yang merawatku ketika ku sakit, ialah dia yang memberikan motivasi disaat aku terpuruk, ialah dia yang selalu mengingatkan ku untuk selalu berbuat kebaikkan, ialah dia yang selalu menyiapkan bekal untuk ku sekolah dan pergi kemana pun, ialah dia yang selalu khawatir pada anak-anak nya diwaktu pergi jauh, ialah dia yang selalu berdoa yang terbaik untuk anak-anaknya, ialah dia yang selalu menangis jika anak nya berbuat kesalahan, ialah dia yang mengingatkan anak-anak nya untuk sholat tepat waktu, ialah dia yang selalu senyum disaat anak-anak nya manja pada nya.
Ialah Ibu sosok yang sangat menyejarah dalam hidupku. Karena nya lah aku bisa seperti ini, bisa tumbuh besar untuk menjadi apa yang ia harapkan. InsyaAllah
Tak ku pungkiri bahwa aku belum lah berbakti kepada orang tuaku terlebih kepada ibu, padahal Allah telah mengingatkan kita pada surat cinta-Nya ,
  
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya...”(QS.Luqman:14)

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS.Al-Israa’:23)

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".(QS.Al-Israa’:24)

Semoga kita semua adalah anak-anak shaleh dan shalehah yang dirindukan mereka, yang senantiasa berbakti pada nya dengan penuh keikhlasan mengharap ridho Allah tentu nya. Dan ingatlah kawan Ridho orang tua adalah ridho Allah. Dengan ketulusan hati mu yang dalam maaf kan lah anakmu ini ibu ^_^

Ibu oh ibu
Betapa ikhlas kau menyayangiku
Jiwa tulus memeliharaku tiada mengharap balasan ku
Ya Allah Tuhan ku
Bukakan lah pintu ampunan Mu
Curahilah dia dengan rahmat Mu
Dia merawatku sejak kecil ku

#Ibu-Bijak





Uhibbukifillah Ta’ala Ibuku ^_^


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kontemplasi awal tahun 2023 ku ada beberapa yang selalu terngiang-ngiang dalam pikiran dan benak hati, tentang : Menyamakan frekuensi itu perlu, agar tak keliru dalam perjalanan panjang. Sebab nantinya ia yang kau pilih kan menjadi sahabat dalam perjalanan ibadah terpanjang dalam kehidupanmu yang ending dan muaranya adalah reuni di Jannah-Nya. Tentang Berkomitmen pada Yang Abadi, sebab sumber kekuatan dan kebahagiaan berasal dari-Nya. Karna seringkali diri ini masih berharap pada manusia yg sudah diketahui tempatnya khilaf tapi masih saja menaruh harap yang akhirnya berujung kecewa. Tentang takdir-Nya yang tak memerlukan alasan sebab, karna jika Allah telah berkehendak sudah pasti terjadi.  Lalu, apakah engkau masih ragu wahai diri tentang segalanya yang telah diatur sedemikian rapi dan indah oleh-Nya? Bukankah mengimani Takdir adalah salah satu dari Rukun Iman kita? Lantas apalagi yang engkau ragukan dalam kehidupan ini? Padahal setiap daun yang gugurpun jatuh atas seizin-Nya, buk...

Hikmah sedalam Makna

  “Kadang kau harus meneladani matahari. Ia cinta pada bumi, tapi ia mengerti, mendekat pada sang kekasih justru membinasakan." (Salim A Fillah) Yang perlu kita ketahui bahwa hikmah pelajaran kehidupan tidak selalu terungkap diawal pagi, bukan? Maka yang harus kita lakukan ialah syukur dan bersabar menanti terungkapnya hikmah kehidupan. Benar saja kadang kita merutuki dan menyesali apa yang telah terjadi, menyalahkan segala apa yang dirasa, padahal setelah berkontemplasi lalu menepi, memahami diri dengan tetiba Allah hadirkan hikmahnya tentang apa yang telah terjadi mengapa begini dan begini? Nyatanya jika Dia kabulkan doa kita seketika itu juga, pasti akan terjadi sesuatu karna masih kurangnya ilmu disuatu bab tertentu yang masih belum selesai untuk diimplementasikan. Lalu Allah tangguhkan seiring berjalannya waktu untuk perbaiki diri dan dengan sengaja Allah memberi sinyal terang yang tak di duga-duga untuk memperbaiki bekal yang kurang pada saat diawal meminta pada-Nya tentang ...

Akan Selalu Satu Shaf di Belakangmu :)

  Bismillahirrahmanirrahim .. Alhamdulillah, akhirnya menyentuh blog ini lagi :) Rasanya sudah lama sekali mampir untuk menulis kisah kisah yang telah dilewati. Kali ini berusaha mampir dan menguatkan tekad untuk menaruh tulisan walau hanya sebatas kutipan tulisan yang pernah ditulis orang lain, tapi selalu terngiang sampai sekarang. Semoga Allah jaga Mba Sasha dan keluarganya selalu 🤗❤ *mengutip tulisannya dari blognya Mba Sasha :) Tulisan ini sengaja disimpan di blog ini tersebab beberapa waktu belakangan ini sering berhadapan dengan cerita banyak teman tentang kisah rumahtangganya, tentang kisah mereka dengan lelaki yang telah menjadi imamnya dalam keluarganya. Tulisan ini sengaja diri ini simpan dilaman blog ini untuk pengingat diri ini ketika suatu saat telah memiliki imam atas izin Allah dan diri ini berada tepat satu shaf dibelakangnya. Tulisan ini masih menjadi tulisan favorite sejak di kursi kuliahan, ya sudah sejak lama tulisan ini ku baca dan selalu terngiang2 ketika me...