Langsung ke konten utama

Do'a Perpisahan untuk saudariku :)


Pertemuan Kita Di Suatu Hari
Menitiskan Ukhuwah Yang Sejati
Bersyukurku Ke Hadrat Ilahi Di Atas Jalinan Yang Suci

Namun Kini Perpisahan Yang Terjadi
Dugaan Yang Menimpa Diri
Bersabarlah Di Atas Suratan
Ku Tetap Pergi Jua

Kan Ku Utuskan Salam Ingatanku
Dalam Doa Kudusku Sepanjang Waktu
Ya Allah Bantulah Hamba Mu

Mencari Hidayah Daripada Mu
Dalam Mendidikkan Kesabaranku
Ya Allah Tabahkan Hati Hamba Mu
Di Atas Perpisahan Ini

"Teman Betapa Pilunya Hati Menghadapi Perpisahan Ini.
Pahit Manis Perjuangan Telah Kita Rasa Bersama. Semoga
Allah Meredhai Persahabatan Dan Perpisahan Ini. Teruskan
Perjuangan"

Kan Ku Utuskan Salam Ingatanku
Dalam Doa Kudusku Sepanjang Waktu
Ya Allah Bantulah HambaMu

Senyuman Yang Tersirat Di Bibirmu
Menjadi Ingatan Setiap Waktu
Tanda Kemesraan Bersimpul Padu
Kenangku Di Dalam Doamu

Semoga Tuhan Berkatimu

#Brother-Doa Perpisahan

Nasyid ini sangat mengingatkan diriku pada mu duhai teman-teman seperjuangan ku. Rindu, rindu sekali pada kalian yang selalu mengingatkan ku pada-Nya Dzat Yang Maha Kuasa, Dzat Yang Maha Membolak-balikan hati hamba-Nya yaitu Illahi Robbi. Sungguh kita ini dipertemukan dan dipisahkan karena-Nya, karna pada hakikatnya setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Tapi, bagiku perpisahan itu tak berarti karna hati ini telah terikat oleh iman dan cinta pada-Nya. Karna sesungguhnya jika hati kita telah diikat oleh iman pastilah terlontar doa terbaik untuk saudarinya disetiap sholatnya tanpa diminta sekalipun. Teruskanlah perjuangan. Dimana pun kalian berada, tetaplah jadi teman ku yang selalu mengingatkan ku disaat iman ku terjatuh dan yang lain tak memperdulikan aku, jadilah yang selalu menegurku disaat lupa.

 Aaaahhhhh tak ingin rasanya ku berpisah denganmu, ku ingin selamanya bersama mu selalu, menggapai cita, mengarungi perjuangan hidup ini bersamamu. Tapi apalah daya, dirimu mempunyai cita yang berbeda dengan ku dan tentunya lebih mulia dari diriku. Aku harus rela melepasmu kawan untuk kamu mengarungi hidup ini dengan caramu sendiri diluar sana. Teruslah melangkah, teruslah berjuang untuk ummat ini. Tapi, satu yang perlu kita ingat “jarak tidaklah berarti untuk ukhuwah yang telah terjalin ini ukhti, karena selama kita tetap memandang kepada satu tujuan (Allah), itu sudah cukup untuk mempersatukan kita.” Hehe ngutip dari sms dihape :D

Yaa Robb, Engkaulah sebaik-baik penjaga jagalah teman-teman seperjuangan ku. lapangkanlah dadanya dengan karunia iman pada-Mu, mudahkanlah setiap langkahnya menuju kebaikan yang bernilai ibadah kepada-Mu Duhai Robb ku. Dan Semoga Engkau rela untuk pertemukan kami ditaman surga-Mu kelak, Aamiin :)


Uhibbukifillah ukhti :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TOLERANSI

Kemarin, tanggal 25 Desember selalu menjadi hari-hari munculnya perdebatan tentang bagaimana sikap kita pada non-muslim. Teringat ketika saya berada di tanah rantau, dimana di sana penduduk muslimnya adalah minoritas, yaitu sekitar 1% saja. Agak kaget, karna harus beradaptasi sedemikian kuat untuk bisa melewati hari demi hari hingga selesai masa tugas. Tim saya pun terdiri dari lima orang dan salah satunya adalah non-muslim. Kami hidup dalam satu atap selama kurang lebih 2 tahun. Adaptasinya dimulai dari teman satu tim ini tentang bagaimana bertoleransi. Walau sebenarnya, sejak SMA saya sudah memiliki teman yang cukup akrab dan berhubungan baik dengan non-muslim. Tapi, karna dalam tugas ini saya berada hampir 24 jam bersama jadi lebih banyak belajarnya untuk bertoleransi. Kami memberitahukan tentang peraturan-peraturan dalam ajaran agama islam mengenai makanan-makanan yang boleh dimakan dan tidak boleh dimakan, lalu tentang kami tidak boleh mengucapkan selamat setiap hari perayaan ...

Belajar dari Kisah Para Terdahulu

gambar diambil dari sini “Perjuangan kita saat ini, belumlah seberapa dibanding dengan perjuangan orang-orang terdahulu dalam jalan panjang ini. Berjuang itu memang pahit, karna Surga-Nya itu Manis, maka bertahanlah ! ” Kalimat di atas bisa saya katakan sebagai hentakan untuk saya ketika letih menyapa dalam mengarungi kehidupan ini. ya, saya selalu mencoba menyakinkan diri, mencoba melawan diri ini dengan kalimat diatas. Seakan ditampar dan kembali bangkit dikala jatuh ataupun lelah untuk melanjutkan kehidupan yang hanya sementara ini. Merasa sering kali lupa bahwa ia selalu sendiri, padahal Allah selalu menemaninya dalam setiap langkahnya, bahkan para malaikat-Nya pun turut serta menemaninya. Kita sering kali lupa akan perjuangan orang-orang terdahulu bahkan perjuangan Rasulullah SAW dalam dakwahnya. Merasa bahwa masalah yang ada dihadapan kita saat ini sangat berat, padahal masalah, tantangan dan dakwah mereka para terdahulu? Ya, tentu jauh lebih berat dari kita ...

Termasuk yang Manakah Kita?

Siapakah orang yang sibuk?   Orang yang sibuk adalah orang yang suka menyepelekaan waktu sholatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s Siapakah orang yang manis senyumannya? Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang-orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata “Innalillahi wainna ilaihi rajiuun.” Lalu sambil berkata, “ Ya Rabb, Aku ridha dengan ketentuanMu ini”, sambil mengukir senyuman Siapakah orang yang kaya? Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini Siapakah orang yang miskin? Orang yang miskin adalah orang yang tidak puas dengan nikmat yang ada selalu menumpuk-numpukkan harta.   Siapakah orang yang rugi? Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melalukan ibadah dan amal-amal kebaikan. Siapakah orang yang paling cantik Orang yang paling cant...